Monday, September 29, 2008

Malam Terakhir Ramadhan

Pernah terpikir sejenak
tentang megahnya rembulan malam
atau hangatnya pelukan shubuh
semakin larut dalam pikiran
memejam hati yang terbelalak dunia
sirna sekejap timbul lagi
dosa para pendosa
tak ingat akan cahayaNYA
--
sudah hari ke 29
sudah hampir berakhir
suatu ibadah kesunyian yang lapang
rinduan para pendzikir dan pelantun ayat suci
bagai hiasan malam telah hilang
kembali pada kenistaan tiada akhir
berakhir hanya pada mati
dosa para pendosa
tak ingat akan cahayaNYA
--
akhirnya tiba juga
kemenangan telah hadir
namun enggan bagi sebagian insan
membuka dan mengakhiri
bukan takdir, tapi pilihan
atas apa? jangan sebut tak pernah tau
tak perduli, dirimu
sungguh malu, dosa itu
--
bukan akhir saat malam usai
pagi menjelang menjemput suka itu
rangkaian kebahagiaan tumpah dalam satu
hari yang indah
akankah terulang esok waktu?
tanya pada tuhan, kita tak bisa bertanya
bersiap, karna Ramadhan telah berakhir
esok hari, esok hari

No comments: