Wednesday, April 22, 2009

Celana Cingkrangku

Cingkrangnya celanaku, ma,
Sudahlah, jahit saja agar panjang
Sudah, ma, melebihi batas akalku,
Mama belum melihatnya, sini, begitu
Bagaimana ini ma? Aku tak habis pikir
Jangan habis berpikir nak, itulah hidupmu,
Kenapa? Dalam celana Cingkrangku?
Mungkin sudah tutup usia nak, sudahi saja,
Jangan ma! Aku mohon, hanya dia ma,
Hanya dia cinta pertamaku,
Dalam mengarungi kisah indah dari dirimu
Bahkan berjuang dalam DienNya,
Kalau begitu musiumkan saja,
Jangan ma! Akan ku pakai terus,
Dalam setianya kisah indah tanpa batas,
Jangan Nak! Sama saja dengan Buta
Biarkan ma, Ini cita Butaku, padamu,
Celana Cingkrangku,

No comments: